Tractor-Truck.Com

“Mengapa harus sulit, buang waktu dan biaya serta tenaga untuk mencari Spare Part Alat Berat dan Truk ?”
“Tractor-Truck.Com solusi tepat, cepat, hemat, praktis dan terpercaya mendapatkan Spare Part Alat Berat dan Truk”

 


Kami Tractor-Truck.Com mengucapkan terima kasih atas kunjungannya serta kepercayaan yang telah diberikan oleh Pelanggan yang sudah memanfaatkan fasilitas dan mendapatkan pelayanan dari team marketing kami atas kebutuhan Spare Part, Component & Unit yang berkaitan dengan Alat Berat, Genset & Truk. Bagi para Pengunjung dan Pelanggan Baru juga dapat memanfaatkannya fasilitas ini secara langsung dengan mengirimkan email (klik di sini) marketing@tractor-truck.com atau telpon & sms ke 081288639888 serta facsimile ke 021-85904666.

___________________________ Sudah terbukti serta dapat dipercaya dan diandalkan ___________________________
DAFTAR UNIT YANG DIJUAL



MELBOURNE. Harga minyak mentah dunia menuju penguatan hari kedua, Senin (22/12). Harga minyak kembali menghangat setelah Arab Saudi menyatakan keyakinannya bahwa harga minyak akan menguat seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang mendorong permintaan.

Harga minyak jenis Brent menguat 2% di bursa London setelah produsen-produsen minyak lebih perduli dengan penurunan harga dan suplai berlebihan.

Akhir pekan lalu, Menteri Minyak Arab Saudi Ali Al-Naimi mengakui, pasar kelimpahan pasokan minyak lantaran kurangnya kerjasama antara produsen minyak Organization of Petroleum Exporting Countries (OPEC) dan di luar organisasi tersebut.

Menteri Energi Uni Emirat Arab suhail Al Mazrouei mengatakan, produsen minyak di luar 12 anggota OPEC harus memangkas kelebihan suplai yang memukul harga di pasar. Sedangkan Menteri Energi di Qatar Mohammed Al Sada memberi catatan, saat ini ada kelebihan pasokan minyak 2 juta barel per hari.

"Kita bisa berekspektasi adalah pembicaraan persuasif dan membawa harga kembali ke median yang menyenangkan," kata Jonathan Barratt, Chief Investment Officer di Ayers Alliance Securities di Sidney. Menurut dia, menjelang libur natal dan akhir tahun, likuiditas di pasar akan ketat dan fluktuasi harga berlajut.

Harga minyak Brent untuk pengiriman Februari menguat menjadi US$ 62,28 pada pukul 13:51 waitu Singapura. Harga minyak jenis premium ini naik 3,6% pada 19 Desember.

Sedangkan minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak Feburari naik US$ 1,02 atau 1,8% menjadi US$ 58,15 per barel di bursa elektronik New York Mercantile Exchange.

Editor: Sanny Cicilia
Sumber: Bloomberg

Narasumber : kontan.co.id

Diperbarui pada Kamis, 16 Jun 2016 10:41

JAKARTA (Pos Kota)-Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU dan Pera) menetapkan terhitung mulai Rabu 24 Desember 2014 pukul 00.00 tarif jalan tol Surabaya – Gresik sepanjang 20,70 Km dinaikan berkisar berkisar 30,33-40 persen sesuai golongan.

“Kenaikan tarif sesuai dengan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 643/KPTS/M/2014 tanggal 16 Desember 2014 tentang Pemberlakuan Tarif Tol Pada Jalan Tol Surabaya – Gresik,” kata Kabid Pengawasan dan Pemantauan Jalan, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Cornell Marsitua Sihaloho, kemarin.

Menurut Cornell, BPJT telah menyatakan hasil perbaikan, penambahan lajur, dan pelebaran tersebut laik fungsi dan laik operasi, serta PT. Margabumi Matraraya (MBMR) selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) di ruas itu telah memenuhi kewajibannya dalam pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Jalan Tol sesuai dengan Permen PU No. 16/PRT/M/2014.

Lingkup pekerjaan perbaikan, penambahan lajur, dan pelebaran jalan Tol Surabaya -Gresik yang harus diselesaikan oleh PT. Margabumi Matraraya adalah penambahan lajur Kebomas – Manyar sepanjang 3,4 km dari semula 2 arah 4 lajur (2D/4L) menjadi 2 arah 6 lajur (2D/6L).

Selain itu, perbaikan dan pelebaran (penambahan lajur) jembatan Railway Km 7+500 sepanjang 968 m dari semula 2 arah 4 lajur (2D/4L) menjadi 2 arah 6 lajur (2D/6L), perbaikan (rekonstruksi) pile slab dari Km 1+750 Km 11 + 900 sepanjang 10,15 km.

“PT. MBMR selaku BUJT pada jalan tol Surabaya – Gresik telah menyelesaikan seluruh kewajiban dalam PPJT namun tidak terbatas pada pekerjaan perbaikan, penambahan lajur dan pelebaran,” kata Cornell. (faisal)

Tarif tol yang berlaku saat ini adalah sebagai berikut :

Gol.   I   Rp. 12.000
Gol. II   Rp. 17.500
Gol. III  Rp. 23.500
Gol. IV  Rp. 29.500
Gol. V    Rp. 35.500.


Narasumber : poskotanews.com

Diperbarui pada Kamis, 16 Jun 2016 10:41

NEW YORK. Harga minyak dunia rebound pada akhir transaksi Jumat (19/12) kemarin. Data Reuters menunjukkan, harga kontrak minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) berakhir di level US$ 56,52 per barel atau naik US$ 2,41. Demikian juga harga kontrak minyak Brent yang ditutup di atas level US$ 61 atau 4% lebih.

Dalam basis hitungan mingguan, harga minyak WTI dan Brent mencatatkan penurunan selama empat pekan berturut-turut. Selama Desember ini, harga minyak Brent sudah tergerus hampir 14%. Sedangkan harga minyak WTI turun hampir 16%. Kedua jenis minyak ini bahkan sudah melorot 50% dari posisi tertingginya pada Juni lalu.

Kenaikan harga minyak dipicu oleh meredanya tekanan jual akibat aksi short covering oleh trader.

"Setidaknya saya sudah yakin, dengan minyak Brent di level US$ 60 dan WTI di atas US$ 55, kita sudah melihat level bottom harga minyak," jelas Tariq Zahir, managing member Tyche Capital Advisors di Laurel Hollow, New York.

Editor: Barratut Taqiyyah
Sumber: CNBC

Narasumber : kontan.co.id

Diperbarui pada Kamis, 16 Jun 2016 10:41

NEW YORK. Harga minyak dunia rebound pada akhir transaksi Jumat (19/12) kemarin. Data Reuters menunjukkan, harga kontrak minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) berakhir di level US$ 56,52 per barel atau naik US$ 2,41. Demikian juga harga kontrak minyak Brent yang ditutup di atas level US$ 61 atau 4% lebih.

Dalam basis hitungan mingguan, harga minyak WTI dan Brent mencatatkan penurunan selama empat pekan berturut-turut. Selama Desember ini, harga minyak Brent sudah tergerus hampir 14%. Sedangkan harga minyak WTI turun hampir 16%. Kedua jenis minyak ini bahkan sudah melorot 50% dari posisi tertingginya pada Juni lalu.

Kenaikan harga minyak dipicu oleh meredanya tekanan jual akibat aksi short covering oleh trader.

"Setidaknya saya sudah yakin, dengan minyak Brent di level US$ 60 dan WTI di atas US$ 55, kita sudah melihat level bottom harga minyak," jelas Tariq Zahir, managing member Tyche Capital Advisors di Laurel Hollow, New York.

Editor: Barratut Taqiyyah
Sumber: CNBC

Narasumber : kontan.co.id
Diperbarui pada Kamis, 16 Jun 2016 10:41
Metrotvnews.com, Jakarta: Dengan target pertumbuhan ekonomi tujuh persen yang ditetapkan untuk 2016, pemerintah perlu menerapkan kebijakan pandai.

Pandangan ini diutarakan oleh Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Suryo Bambang Sulisto, saat dihubungi Media Indoensia, Sabtu (20/12/2014).

"Kita perlu mampu mengeluarkan, mencanangkan, mendesain, dan mengimplementasikan kebijakan-kebijakan yang betul-betul mendukung ke arah memajukan yakni kebijakan yang smart, cerdik, pandai, bukan kebijakan publik yang bisa memberdayakan kita," ujar Suryo.

Dia melihat kondisi sekarang ini banyak kebijakan yang membuat pelaku usaha tidak berdaya, terpuruk, mundur, bahkan jalan di tempat.

Seperti kebijakan ekspor, bea keluar, yang dikeluarkan pada saat harga komoditas terpuruk yang menurunkan ekspor dna tidka menambah devisa. Iklim usaha yang tidak kondusif ini dalam pandangan Suryo karena kebijakan antarkementerian atau lembaga masih tidak terintegrasi.

"Justru mereka memikirkan pendaptan dari pajak, pajak inilah, itulah, padahal itu juga bisa buat kondisi enggak kondusif," tambah Suryo.

Dia pun menekankan pembenahan internal seharusnya yang menjadi fokus untuk mendapatkan pertumbuhan internal. Kualitas Sumber Daya Manusia juga menjadi hal yang perlu diperhatikan menurutnya untuk menjawab semua tantangan. Namun SDM Indonesia belum siap untuk itu jadi tidak ada salahnya untuk mengirim tenaga-tenaga ahli dari manapun ke Indonesia.

Kedatangan tenaga kerja asing ke Indonesia bagi Suryo dapat memberikan pelajaran dan pengetahuan lebih banyak. Selagi dibutuhkan, impor tenaga kerja asing tidak menjadi masalah.

"Kan bisa batasi waktunya suatu saat kita enggak butuh kita putusin izin kerjanya, enggak diperpanjang," lanjut Suryo.

Contoh gamblangnya seperti di bidang kesehatan, dokter-dokter asing dilarang praktik di Indonesia tapi orang Indonesia dibiarkan untuk berobat ke Singapura atau Thailand.

Pola pikir masyarakat pun jadi seakan-akan lebih baik menghabiskan uang berobat di luar negeri daripada dokter-dokter tersebut berpraktik di sini sehingga devisa negara bertambah. Sebaiknya Indonesia tidak berpikiran dan memiliki nasionalisme sempit karena akan terus kehilangan banyak peluang seperti dikemukakan Suryo.
AHL


Narasumber : metrotvnews.com
Diperbarui pada Kamis, 16 Jun 2016 10:41

 

Anda disini: Home Semua Berita