Tractor-Truck.Com

“Mengapa harus sulit, buang waktu dan biaya serta tenaga untuk mencari Spare Part Alat Berat dan Truk ?”
“Tractor-Truck.Com solusi tepat, cepat, hemat, praktis dan terpercaya mendapatkan Spare Part Alat Berat dan Truk”

 


Kami Tractor-Truck.Com mengucapkan terima kasih atas kunjungannya serta kepercayaan yang telah diberikan oleh Pelanggan yang sudah memanfaatkan fasilitas dan mendapatkan pelayanan dari team marketing kami atas kebutuhan Spare Part, Component & Unit yang berkaitan dengan Alat Berat, Genset & Truk. Bagi para Pengunjung dan Pelanggan Baru juga dapat memanfaatkannya fasilitas ini secara langsung dengan mengirimkan email (klik di sini) marketing@tractor-truck.com atau telpon & sms ke 081288639888 serta facsimile ke 021-85904666.

___________________________ Sudah terbukti serta dapat dipercaya dan diandalkan ___________________________
DAFTAR UNIT YANG DIJUAL



BEIJING. Nilai mata uang China renminbi atau yuan, menguat 15 basis poin menjadi 6,1273 terhadap dolar AS dalam tingkat paritas tengahnya pada Senin (16/2), menurut Sistem Perdagangan Valuta Asing China.

Di pasar valuta asing China, yuan diperbolehkan untuk naik atau turun sebesar dua persen dari tingkat paritas tengahnya setiap hari perdagangan.

Tingkat paritas tengah yuan terhadap dolar AS didasarkan pada rata-rata tertimbang dari harga yang ditawarkan oleh pelaku pasar sebelum pembukaan pasar antar bank setiap hari kerja.

Editor: Yudho Winarto
Sumber: Xinhua

Narasumber : kontan.co.id

Diperbarui pada Kamis, 16 Jun 2016 10:41

MELBOURNE. Harga minyak mentah masih melanjutkan kenaikannya dalam kurun waktu tiga hari ini. Di tengah spekulasi menurunnya pasokan minyak mentah seiring tanda-tanda perlambatan pengeboran oleh Amerika Serikat (AS).

Harga minyak West Texas Intermadiate (WTI) untuk pengiriman Maret naik sebanyak 91 sen menjadi US$53,69 per barel pada perdagangan di New York Mercantile Exchange dan US$53,37 pada 10.06 waktu Sydney.

Sementara harga minyak Brent untuk pengiriman April naik sebanyak 80 sen atau 1,3% ke US$62,32 per barel.

Asal tahu saja meningkatnya produksi minyak mentah AS memberikan kontribusi terhadap melimpahnya pasokan minyak. Alhasil memicu penurunan harga minyak berada di bawah level US$50.

Editor: Yudho Winarto
Sumber: Bloomberg

Narasumber : kontan.co.id

Diperbarui pada Kamis, 16 Jun 2016 10:41

JAKARTA. Sepanjang tahun lalu, penjualan PT United Tractors Tbk (UNTR) menurun. Berdasarkan rilis, UNTR hanya mampu melego alat berat 3.513 unit, turun 16,42% dibandingkan akhir tahun 2013 sebanyak 4.203 unit. Per Desember 2014, penjualan UNTR hanya 110 unit.

Hariyanto Wijaya, Analis Mandiri Sekuritas, mengatakan, penjualan tersebut terendah sejak sembilan tahun terakhir. Menurut dia, target penjualan alat berat  tahun lalu di bawah ekspektasi. "Penjualan tersebut hanya mewakili 94,4% dari estimasi penjualan UNTR 2014 yakni 3.772 unit," ujar dia dalam riset 13 Februari 2015. Tak hanya itu, dari sektor kontraktor pertambangan seperti produksi batubara, pengangkutan dan pemindahan material dari alat gali ke tempat pembuangan (overburden removal) menurun. Untunglah, penjualan batubara meningkat 42,1% menjadi 5,94 juta ton.

Karena itu, Hariyanto merekomendasikan jual saham UNTR. "Kami memprediksikan laba bersih per saham UNTR tahun ini akan lebih rendah 25,2% dari target konsensus," ujar dia. Kemarin (13/2), harga UNTR ditutup menguat 1,88% menjadi Rp 18.950 per saham.

Editor: Avanty Nurdiana


Narasumber : kontan.co.id
Diperbarui pada Kamis, 16 Jun 2016 10:41

Bisnis.com, JAKARTA—Harga minyak sawit mentah di Bursa Malaysia turun 2,6% sepanjang pekan. Kabar kembali berlakunya bea keluar CPO Malaysia pada Maret menekan harga sawit pada Jumat (13/2/2015) yang kemarin sempat rebound.

Kontrak CPO untuk April 2015, kontrak teraktif di Bursa Malaysia, ditutup turun 0,39% ke harga 2.285 ringgit atau sekitar Rp8,19 juta per ton pada penutupan perdagangan.

Komoditas tersebut bergerak pada kisaran 2.276—2.312 ringgit per ton setelah dibuka naik 0,74% ke angka 2.211 ringgit per ton. Kontrak ditutup turun pada 4 dari 5 hari pekan ini dengan total penurunan 2,6%.

Kontrak CPO untuk pengiriman Maret 2015 turun 0,26% ke 2.271 ringgit atau sekitar Rp8,14 juta per ton.

Perdagangan kontrak CPO Mei berkisar di 2.267—2.293 ringgit per ton setelah dibuka naik 0,35% ke 2.285 ringgit per ton.

Pemerintah Malaysia kemarin mengumumkan bea keluar CPO negara tersebut kembali berlaku mulai Maret. Pajak tersebut memberi sentimen negatif karena dinilai menurunkan daya saing produk sawit Malaysia yang telah dibebaskan dari pungutan bea keluar selama 5 bulan.

 

 

Pergerakan Harga Kontrak CPO April 2015

Waktu

Ringgit Malaysia/Ton

Persentase Perubahan

13/2/2015

2.271

-0,26%

12/2/2015

2.290

+0,53%

11/2/2015

2.279

 

-0,87%

10/2/2015

2.299

-0,78%

9/2/2015

2.317

-1,24%

Sumber: Bloomberg

 

Narasumber : bisnis.com

Diperbarui pada Kamis, 16 Jun 2016 10:41

LONDON. Harga minyak mentah memperpanjang reli di atas US$ 60 per barel untuk pertama kalinya pada tahun ini. Kenaikan harga minyak mentah di ICE Futures Europe exchange London didorong oleh spekulasi turunnya pengeboran minyak di AS sehingga produksi turun dan memangkas pasokan global.

Harga minyak Brent dalam perdagangan berjangka naik 2,1%. Brent untuk pengiriman April naik US$ 1,26 menjadi US$ 60,54 per barel. Harga minyak mentah untuk pengiriman Maret telah berakhir pada Kamis, naik US$ 2,39 menjadi US% 57,05 per barel.

Sementara itu harga minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Maret naik US$ 1.02 atau 2% menjadi US$ 52.23 a barel di New York Mercantile Exchange. Nilai kontrak pada Kamis naik US$ 2,37 menjadi US$ 51,21 pada Kamis sebelumnya.

Kenaikan harga minyak terdorong oleh pengakuan Apache Corp yang akan memotong rig pengeboran minyak sebesar 70%. Sementara itu Total SA, termasuk BP Plc dan Royal Dutch Shell Plc juga akan mengurangi belanja modal. Beberapa negara seperti Venezuela, Ekuador dan Rusia juga berkomitmen untuk memperkuat pasar.

"Berbagai langkah untuk memangkas produksi jelas berpengaruh pada harga. Perbaikan data ekonomi Eropa juga memberi sentimen positif," kata Michael Hewson, analis pasar CMC Markets Plc di London.

Editor: Uji Agung Santosa
Sumber: Bloomberg

Narasumber : kontan.co.id

Diperbarui pada Kamis, 16 Jun 2016 10:41

 

Anda disini: Home Semua Berita