Tractor-Truck.Com

“Mengapa harus sulit, buang waktu dan biaya serta tenaga untuk mencari Spare Part Alat Berat dan Truk ?”
“Tractor-Truck.Com solusi tepat, cepat, hemat, praktis dan terpercaya mendapatkan Spare Part Alat Berat dan Truk”

 


Kami Tractor-Truck.Com mengucapkan terima kasih atas kunjungannya serta kepercayaan yang telah diberikan oleh Pelanggan yang sudah memanfaatkan fasilitas dan mendapatkan pelayanan dari team marketing kami atas kebutuhan Spare Part, Component & Unit yang berkaitan dengan Alat Berat, Genset & Truk. Bagi para Pengunjung dan Pelanggan Baru juga dapat memanfaatkannya fasilitas ini secara langsung dengan mengirimkan email (klik di sini) marketing@tractor-truck.com atau telpon & sms ke 081288639888 serta facsimile ke 021-85904666.

___________________________ Sudah terbukti serta dapat dipercaya dan diandalkan ___________________________
DAFTAR UNIT YANG DIJUAL



Bisnis.com, JAKARTA -- Harga minyak mentah berakhir di bawah US$60 per barel, mendekati rekor produksi berkepanjangan Amerika Serikat karena kelebihan pasokan di tengah volatilas terendah perdagangan dalam 8 bulan.

Dikutip dari Bloomberg, Sabtu (27/6/2015), cadangan minyak mentah AS tetap di level 84 juta barel, di atas rata-rata dalam 5 tahun pada periode tahun ini.

Sementara itu, minyak WTI untuk pengiriman Agustus tergelincir 7 sen, ditutup di US$59,63 per barel di New York Mercantile Exchange.

Kondisi harga minyak tersebut juga dipengaruhi oleh kepastian soal program nuklir Iran, apakah untuk tujuan damai atau sebaliknya.

Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei juga meminta sanksi yang diberikan kepada negaranya harus segera dicabut. Dengan demikian, Iran bisa mengespor minyak dua kali lipat, dari sekitar 1 juta barel per hari dalam waktu 6 bulan.

 

Tanggal

Harga (US$/barel)

26 Juni

59,63 (-0,12%)

25 Juni

59,70 (-0,95%)

24 Juni

60,27 (-1,21%)

23 Juni

61,01 (+1,04%)

22 Juni

60,38 (+0,68%)


Narasumber : bisnis.com

 

Anda disini: Home Semua Berita MINYAK MENTAH: AS Kelebihan Pasok, Harga Ditutup Di Bawah US$60 Per Barel