Tractor-Truck.Com

“Mengapa harus sulit, buang waktu dan biaya serta tenaga untuk mencari Spare Part Alat Berat dan Truk ?”
“Tractor-Truck.Com solusi tepat, cepat, hemat, praktis dan terpercaya mendapatkan Spare Part Alat Berat dan Truk”

 


Kami Tractor-Truck.Com mengucapkan terima kasih atas kunjungannya serta kepercayaan yang telah diberikan oleh Pelanggan yang sudah memanfaatkan fasilitas dan mendapatkan pelayanan dari team marketing kami atas kebutuhan Spare Part, Component & Unit yang berkaitan dengan Alat Berat, Genset & Truk. Bagi para Pengunjung dan Pelanggan Baru juga dapat memanfaatkannya fasilitas ini secara langsung dengan mengirimkan email (klik di sini) marketing@tractor-truck.com atau telpon & sms ke 081288639888 serta facsimile ke 021-85904666.

___________________________ Sudah terbukti serta dapat dipercaya dan diandalkan ___________________________
DAFTAR UNIT YANG DIJUAL



NEW YORK. Harga minyak dunia turun pada Kamis (Jumat pagi WIB), sehari setelah mencapai tingkat tertinggi 2015 karena kekhawatiran tentang kelebihan pasokan global muncul kembali ketika para pedagang mengamati laporan persediaan AS yang bervariasi.

Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni, turun 1,99 dollar AS menjadi berakhir di 58,94 dollar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Minyak mentah Brent North Sea untuk Juni, patokan Eropa, jatuh menjadi 65,54 dollar AS per barel di perdagangan London, turun 2,23 dollar AS dari penutupan Rabu.

WTI dan Brent telah menguat ke tingkat tertinggi tahun ini pada Rabu, setelah Departemen Energi AS secara tak terduga melaporkan penurunan pertama dalam persediaan minyak mentah dalam empat bulan terakhir.

Stok minyak mentah turun 3,9 juta barel pekan lalu, tetapi stok pada 487,0 juta barel masih pada tingkat tertinggi pada catatan untuk kali tahun ini.

"Laporan kemarin, kecuali angka minyak mentah utama, sebenarnya sangat, sangat bearish," kata Kyle Cooper dari IAF Advisors.

Cooper mencatat bahwa penurunan stok minyak mentah sebagian besar karena tingkat impor yang lemah, bukan karena sedikit penurunan dalam produksi AS.

"Kami menumpuk 40 juta barel selama beberapa minggu terakhir dan harga naik 20 dollar," katanya. "Kenaikan harga ini tidak sesuai dengan perbaikan aktual dalam fundamental."

Editor: Yudho Winarto
Sumber: AFP


Narasumber : kontan.co.id

 

Anda disini: Home Semua Berita Minyak kembali turun di bawah US$60 per barel