- Kategori: Berita
- Dibuat pada Sabtu, 21 Februari 2015 11:39
- Diperbarui pada Kamis, 16 Jun 2016 10:41
- Ditulis oleh Administrator
- Dilihat: 1944
JAKARTA - Harga minyak mentah WTI bergerak melemah pada akhir pekan ini. Minyak yang ditransaksikan di Amerika Serikat (AS) ini turun 82 sen menjadi USD50,34 per barel.
Anjloknya harga minyak WTI dipengaruhi oleh angka drilling dari rig di AS lebih rendah ketimbang pekan lalu. Demikian seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (21/2/2015).
Sebaliknya, harga minyak jenis brent malah menguat. Minyak yang ditransaksikan di London , Inggris ini naik satu sen lebih tinggi menjadi USD60,22. Padahal, level terendah pada pekan ini ada di USD57,80.
Perusahaan konsultan jasa peminyakan, Baker Hughes menunjukkan rig turun menjadi 37. Jumlah rig sendiri berada di level terendah dalam lebih dari tiga tahun.
Sementara itu, harga heating oil di AS melonjak 6 persen setelah musim dingin yang parah, dan membuat tiga kilang minyak tidak dapat beroperasi.
















