Tractor-Truck.Com

“Mengapa harus sulit, buang waktu dan biaya serta tenaga untuk mencari Spare Part Alat Berat dan Truk ?”
“Tractor-Truck.Com solusi tepat, cepat, hemat, praktis dan terpercaya mendapatkan Spare Part Alat Berat dan Truk”

 


Kami Tractor-Truck.Com mengucapkan terima kasih atas kunjungannya serta kepercayaan yang telah diberikan oleh Pelanggan yang sudah memanfaatkan fasilitas dan mendapatkan pelayanan dari team marketing kami atas kebutuhan Spare Part, Component & Unit yang berkaitan dengan Alat Berat, Genset & Truk. Bagi para Pengunjung dan Pelanggan Baru juga dapat memanfaatkannya fasilitas ini secara langsung dengan mengirimkan email (klik di sini) marketing@tractor-truck.com atau telpon & sms ke 081288639888 serta facsimile ke 021-85904666.

___________________________ Sudah terbukti serta dapat dipercaya dan diandalkan ___________________________
DAFTAR UNIT YANG DIJUAL



VIVA.co.id - Bursa saham Amerika Serikat anjlok pada penutupan perdagangan Sabtu dini hari, 31 Januari 2015. Ini, setelah rilis data terbaru yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi AS jatuh di bawah perkiraan sebesar 3,2 persen di triwulan keempat.

Seperti mengutip dari CNBC, indek Dow Jones melemah 1,45 persen ke level 17.164,95 dan indeks S&P500 turun 1,30 persen ke level 1.994,99. Sedangkan Nasdaq Composite Index, terkoreksi 1,03 persen menjadi 4.635,24.

Departemen Tenaga kerja melaporkan laju pertumbuhan GDP (produk domestik bruto), yang menghitung produksi barang dan jasa aktivitas perekonomian AS, hanya mengalami ekspansi 2,6 persen pada laju tahunan di kuartal keempat 2014. Hal tersebut, menunjukkan terjadinya pelambatan dari lima persen di kuartal ketiga dan 4,6 persen di kuartal kedua lalu.

Seperti diketahui, performa indeks Dow menguat 7,5 persen dan S&P500 naik 11 persen sepanjang 2014. Namun, di awal 2015, indeks Wall Street berpotensial membukukan pelemahan bulanan di Januari, terimbas kejatuhan saham sektor energi, seperti Chevron Corp, Conoco Phillips, dan Shell.

Akibatnya, indeks Dow Jones melemah 3,5 persen dari rekor tertingginya di 18.053,71. Sedangkan, S&P500 menurun sebesar 3,3 persen dari rekor penutupan tertinggi di 2.090,57. (asp)

 

Narasumber : vivanews.com

 

Anda disini: Home Semua Berita Pertumbuhan Ekonomi AS Melambat, Runtuhkan Bursa Wall Street