- Kategori: Berita
- Dibuat pada Senin, 19 Januari 2015 13:16
- Diperbarui pada Kamis, 16 Jun 2016 10:41
- Ditulis oleh Administrator
- Dilihat: 2112
Metrotvnews.com, Jakarta: Research and Analyst PT Monex Investindo Futures Zulfirman Basir mengatakan, outlook minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) masih cukup netral. Namun CPO dapat mengalami penguatan dengan target kenaikan RM2380 dan stop-loss RM2290.
"CPO mungkin akan diperdagangkan di kisaran RM2310 hingga RM2355 untuk hari ini," kata Zulfirman dalam risetnya, Senin (19/1/2015).
Lebih lanjut Zulfirman menjelaskan, dari sisi fundamental, buruknya musim hujan yang dialami Malaysia telah menimbulkan kekhawatiran akan terganggunya produksi CPO. Kebijakan pajak nol persen untuk ekspor CPO oleh pemerintah Malaysia dan Indonesia juga dapat memberikan harapan akan membaiknya kinerja ekspor dari kedua negara CPO terbesar di dunia tersebut.
"Ini mungkin dapat menjaga sentimen positif untuk CPO," ujarnya.
Meski demikian, pasar masih cemas dengan efek penurunan harga minyak dunia belakangan yang dapat mengurangi minat terhadap CPO untuk biodiesel. Investor juga khawatir dengan melimpahnya suplai kedelai dunia, produk substitusi terhadap CPO untuk produk input makanan olahan.
"Di lain pihak, investor juga cemas dengan outlook permintaan CPO dari Tiongkok setelah data kemarin menunjukkan berlanjutnya penurunan harga rumah di Tiongkok yang sinyalkan ancaman berlanjutnya perlambatan ekonomi Tiongkok," ucapnya.
Resistance Level : RM2355, RM2380, RM2395.
Support Level : RM2310, RM2295, RM2270.
WID
Narasumber : metrotvnews.com
















