Tractor-Truck.Com

“Mengapa harus sulit, buang waktu dan biaya serta tenaga untuk mencari Spare Part Alat Berat dan Truk ?”
“Tractor-Truck.Com solusi tepat, cepat, hemat, praktis dan terpercaya mendapatkan Spare Part Alat Berat dan Truk”

 


Kami Tractor-Truck.Com mengucapkan terima kasih atas kunjungannya serta kepercayaan yang telah diberikan oleh Pelanggan yang sudah memanfaatkan fasilitas dan mendapatkan pelayanan dari team marketing kami atas kebutuhan Spare Part, Component & Unit yang berkaitan dengan Alat Berat, Genset & Truk. Bagi para Pengunjung dan Pelanggan Baru juga dapat memanfaatkannya fasilitas ini secara langsung dengan mengirimkan email (klik di sini) marketing@tractor-truck.com atau telpon & sms ke 081288639888 serta facsimile ke 021-85904666.

___________________________ Sudah terbukti serta dapat dipercaya dan diandalkan ___________________________
DAFTAR UNIT YANG DIJUAL



NEW YORK. Harga minyak dunia kembali anjlok pada akhir transaksi Senin (29/12) kemarin. Data yang dihimpun Reuters menunjukkan, harga minyak jenis West Texas Intermediate turun US$ 1,12 atau 2,1% menjadi US$ 53,61 per barel. Ini merupakan level terendah sejak 1 Mei 2009 lalu.

Sedangkan harga minyak Brent ditutup dengan penurunan US$ 1,6% menjadi US$ 58 sebarel. Pada transaksi sebelumnya, harga minyak Brent ini sempat menyentuh level US$ 57,61 sebarel yang merupakan level terendah sejak 26 Mei 2009.

Harga minyak dunia kembali bergerak turun setelah sebelumnya sempat naik. Rupanya, investor merasa yakin bahwa adanya gangguan suplai dari Libya tidak akan mempengaruhi suplai minyak global.

Sekadar informasi, sebelumnya, investor sempat mencemaskan adanya gangguan suplai minyak di Libya setelah pemerintah negara tersebut mengatakan dua kilang minyak terbesar yakni Es Sider dan Ras Lanuf, ditutup. Harga minyak sempat bergerak naik akibat sentimen ini. Namun, kondisi itu tak berlangsung lama setelah investor mengambil kesimpulan bahwa gangguan suplai minyak di Libya tidak akan berpengaruh banyak kepada pasar minyak global.

"Setiap saat pasar berusaha naik, ternyata, akan terjadi gelombang aksi jual lagi. Sepertinya kecemasan pasar mengenai suplai minyak berlebih belum akan hilang dalam beberapa waktu ke depan," jelas Gene McGillian, senior analyst Tradition Energy di Stamford.

Editor: Barratut Taqiyyah
Sumber: Reuters

Narasumber : kontan.co.id

 

Anda disini: Home Semua Berita Minyak WTI turun ke level terendah sejak Mei 2009