HARGA TEMBAGA Bangkit, Ini Faktor Penyebab

Kategori: Berita
Dibuat pada Kamis, 18 Jun 2015 10:14
Diperbarui pada Kamis, 16 Jun 2016 10:41
Ditulis oleh Administrator
Dilihat: 2150

Bisnis.com, HONG KONG – Harga tembaga menguat seiring dengan sinyal permintaan properti di China meningkat. Selain itu, hasil pertemuan Federal Reserve kemarin malam juga mendukung harga logam industri termasuk tembaga.

Pada perdagangan hari ini sampai pukul 11:59 WIB, harga tembaga untuk pengiriman tiga bulan di London Metal Exchange (LME) naik 1,1% menjadi US$5.808 per metrik ton, sedangkan harga tembaga berjangka di New York Commodity Exchange (Comex) naik 1,17% menjadi US$2,63 per pon.

Ric Spooner, Kepala Analis Pasar CMC Markets, mengatakan faktor sinyal permintaan properti China yang meningkat dan hasil pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) kemarin jelas menjadi pendorong utama harga tembaga pada perdagangan hari ini.

“Saya pikir tembaga mempunyai peluang untuk bangkit dari level terendahnya,” ujarnya seperti dilansir Bloomberg pada Kamis (18/6).

Pasar berspekulasi permintaan properti di China meningkat seiring dengan penurunan harga rumah pada bulan lalu. Dari data National Berau of Statistic menyebutkan harga properti China turun di 41 kota dari 70 kota.

Sementara itu, Federal Reserve (the Fed) menyebutkan kenaikan suku bunga kemungkinan besar pada akhir tahun ini dengan indikator perekonomian membaik. Namun, bank sentral Amerika Serikat (AS) itu tidak terlalu optimis terhadap perekonomian Negeri Paman Sam untuk dua tahun mendatang.


Narasumber : bisnis.com