HARGA NIKEL Masih Sulit Tembus US$14.000

Kategori: Berita
Dibuat pada Senin, 27 April 2015 16:44
Diperbarui pada Kamis, 16 Jun 2016 10:41
Ditulis oleh Administrator
Dilihat: 2133

Bisnis.com, JAKARTA – Harga nikel diprediksi masih sulit tembus US$14.000, meskipun saat ini harga komoditas logam industri itu terus bergerak naik karena beberapa sentimen positif.

Ibrahim, Direktur PT Equilibrium Komoditi Berjangka, mengatakan penguatan harga nikel didukung oleh kombinasi sentimen aksi mogok pekerja di Kolombia yang masih berlanjut, China yang kembali menggelontorkan stimulus, dan data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang kurang bagus.

“Namun, harga nikel diprediksi masih sulit untuk menguat ke level US$14.000. Alasannya, pada pekan ini akan ada rilis data ekonomi dari AS, China, Jepang, dan Eropa secara bersamaan,” ujarnya kepada Bisnis pada Senin (27/4).

Pada perdagangan kemarin sampai pukul 15:25 WIB, harga nikel untuk pengiriman tiga bulan naik 1,51% menjadi US$13.395 per metrik ton.


Narasumber : bisnis.com