Terhantam Reli Penguatan Dolar, Sepekan Harga Minyak Terpuruk 9%

Kategori: Berita
Dibuat pada Sabtu, 14 Maret 2015 10:19
Diperbarui pada Kamis, 16 Jun 2016 10:41
Ditulis oleh Administrator
Dilihat: 2100

Metrotvnews.com, New York: Harga minyak dunia jatuh sebesar sembilan persen pada pekan ini. Pelemahan ini dipicu reli dolar Amerika Serikat (AS) dan peringatan Badan Energi Internasional (IEA) mengenai pasokan minyak yang meningkat.

Reuters melansir, Sabtu (14/3/2015), data menunjukkan penurunan tajam dalam jumlah rig pengeboran minyak AS gagal menginspirasi pasar saham Amerika. Harga patokan minyak Brent menetap di dekat level terendah satu bulan yakni di bawah USD55 per barel.

Sementara itu, harga minyak mentah AS menetap nyaris menuju level terendahnya di bawah USD45 per barel. Sedangkan mata uang dolar mencapai level tertingginya dalam 12 tahun yang seimbang dengan gerak euro.

Harga minyak Brent LCOc1 ditutup ke level USD54,67 atau turun USD2,41 sertara dengan 4,2 persen pada hari itu. Sedangkan minyak mentah AS CLc1 melemah USD44,84, atau turun USD2,21, sertara dengan 4,7 persen. Keduanya turun sembilan persen pada pekan ini.

Adapun harga minyak mulai lebih rendah setelah IEA, menyarankan negara-negara penghasil energi, memperingatkan pasokan yang membanjir secara global di mana Amerika Serikat akan segera kehabisan tank untuk menyimpan minyak mentah.

Selain itu, beberapa pedagang juga khawatir tentang prospek Iran yang mencapai kesepakatan nuklir parsial dengan kekuatan dunia pada akhir Maret dan kesepakatan penuh pada Juni. Kesepakatan ini bisa mengakhiri sanksi terhadap Teheran, memungkinkan untuk mengekspor lebih banyak minyak mentah, yang akan menekan harga.
AHL

 

Narasumber : metrotvnews.com