Performa dollar AS masih terjaga

Kategori: Berita
Dibuat pada Senin, 02 Februari 2015 13:32
Diperbarui pada Kamis, 16 Jun 2016 10:41
Ditulis oleh Administrator
Dilihat: 2266

JAKARTA. Dollar Amerika Serikat (AS) alias USD bergerak bervariasi, merespons berbagai indikator ekonomi AS yang hasilnya beragam. Secara umum otot The greenback lebih kokoh di hadapan sejumlah mata uang utama dunia lain.

Mengutip Bloomberg, Jumat (30/1), USD naik 0,26% versus euro (EUR) menjadi 1,1291. USD juga menguat 0,05% terhadap poundsterling (GBP) menjadi 1,5060. Sementara, USD versus dollar aussie (AUD) stagnan di level 0,7762. Tapi, dollar AS melemah 0,68% terhadap yen (JPY), menjadi 117,49.

Research and Analyst PT Monex Investindo Futures Faisyal menyebutkan, dollar AS masih unggul di hadapan euro, meski data ekonomi Eropa dan AS sama-sama kurang menggembirakan. "Selama EUR/USD masih ditutup di bawah 1,1390, tekanan belum lenyap," katanya.

Jumat (30/1), Eropa mengumumkan deflasi di angka 0,6%. Angka ini lebih buruk dari ekspektasi, deflasi 0,5%. Dari AS, pertumbuhan domestik bruto (PDB) kuartal IV-2014 tumbuh 2,6%. Angka ini meleset dari perkiraan, yakni 3%.

Namun, manufaktur purchasing managers' index (PMI) Chicago yang menunjukkan pertumbuhan industri manufaktur bulan Januari di angka 59,4, melebihi ekspektasi, 57,7. Menurut Faisyal, komitmen Bank Sentral AS (The Fed) tetap berada dalam rencana kenaikan suku bunga, dapat menjaga performa dollar AS.

Analis PT SoeGee Futures Nizar Hilmy menilai, pasangan AUD/USD bergerak stabil, setelah sempat jatuh ke level terendah lima tahun akibat spekulasi pemangkasan suku bunga Bank Sentral Australia (RBA). Aussie juga sempat terpuruk akibat harga komoditas jatuh. "Pasar belum menemukan alasan untuk mengangkat AUD/USD,” jelasnya.

Chief Investment Strategist PT Astronacci International Gema Goeyardi mengatakan, pairing USD/JPY sedang dalam tren sideways. Namun, JPY bisa sedikit bangkit lantaran sentimen data PDB menekan dollar. "Tren sideways akan terjadi hingga 11 Februari," prediksi Gema.

Editor: Yudho Winarto


Narasumber : kontan.co.id